MARCEL, sang kreator Website www.rumahbesarsumba.comKabela jembatan kehidupan - Parang simbol keyakinan pada tujuanAdik Kaka dalam Persaudaraan Sumba. Tapi kok hidungnya mirip ya...oh,,, oh,,,, siapa diaPara pemukul gong yang cekatan dan seniAmos Cadu Hina, SH dan Istri. Selalu memberi 'hati' buat Sumba dan IKBSKetum IKBS Hermanus Malo Dona, penggagas Rumah Besar Sumba di JakartaKabela berfungsi sebagai tabungan, dana yang nanti akan dipersembahkan bagi Pembangunan Rumah Besar Sumba di JakartaPembagian Kabela kepada Panitia Pembangunan Rumah Besar SumbaAksi penari Kabela SumbaTarian KABELA SUMBA adalah tarian kolaborasi antara penari Sumba Timur dan Sumba Barat. Tarian Kabela Sumba mengisahkan Kabela sebagai sarana untuk mengangkat air dari mata air yang lalu disimpan di tempayan. Tempayan adalah pundi pundi kekayaan SumbaDari kiri ke kanan: Amos Cadu Hina, SH, Kolonel (TNI AU) Gerardus Maliti, Mayjend TNI (Purn) Jan Pieter Ate, Liku Lero (Ketua IKB Sumba Barat)Rapat pemantapan rencana pembangunan Rumah Besar Sumba di Jakarta. Rapat ini berlangsung di salah satu ruang di Kantor Pusat Sejarah TNI. Difasilitasi oleh Kolonel (TNI AU)Gerardus Maliti. Rapat dipimpin oleh Mayjend (Purn) Jan Pieter Ate.Koordinator Seksi Penggalangan Dana Rumah Besar Sumba, Agustinus Tamo Mbapa (Gustaf), menyerahkan secara simbolis janji iman sejumlah donatur dalam IKBS dengan nilai lebih dari Rp.100.000.000Di ruang sederhana ini, kami mempersiapkan launching Rumah Besar Sumba di JakartaSenyum menawan bidadari SumbaPara bidadari SumbaRapat Persiapan Lauching Rumah Besar Sumba di Gedung MCI Group Cibubur. Dari kiri ke kanan : Yulius, Klemens, Daud, Frido, Maha Katy, Jan Pieter, Ganna, Celestino, Marco Reda, Fredy Datom.Gemulai perempuan Sumba, dan gelora kaum prianyaPenari Sumba TimurPara pemuda Sumba dalam balutan pakaian adat